Kenapa Guru, Layak di Muliakan?

Kejayaan suatu bangsa sangat bergantung pada integritas dan kapabilitas para pemimpinnya, yang di ukir oleh guru. Islam sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat guru. Rasulullah bersabda “bukan umatku barang siapa yang tidak menunaikan hak guru guru (HR Ahmad).

Sepatah perkataan yang baik yang di dengar oleh mukmin, lalu di ajar dan diamalkannya lebih baik daripada ibadah setahun dan sungguh Allah, para malaikat, isi langit dan bumi semuanya mendoakan kepada orang yang mengajar manusia (HR At Thirmidzi)

Guru seperti matahari yang menyinari bumi, bermanfaat bagi dirinya dan juga bagi orang lain. Guru disebut orang yang mulia karna berilmu dan beramal serta mengajarkannya. Integeritas dan kapabilitas para pemimpin dibina, dididik oleh serangkaian pendidikan. Guru memiliki kemampuan untuk menghasilkan siswa berkualifikasi tinggi. Guru yang kompeten bergantung kepada kebijakan negara, kebijakan yang berpihak akan melahirkan guru guru yang hebat. Saatnya kita semua harus bekerja ikhlas, bekerja keras, dan bekerja cerdas demi meningkatkan harkat dan martabat guru. Kita juga harus mendukung penyiapan keberadaan guru. Perguruan tinggi yang membina calon calon guru harus mendapatkan perhatian dari pemerintah. Pemerintah harus memberikan dukungan yang cukup bagi pengembangan pendidikan guru. Pemerintah harus menyiapkan program yang efektif dalam membina guru, mengawal, dan mendampingi tugas tugas mereka dalam mendidik.

“orang hebat bisa melahirkan beberapa karya bermutu, tapi guru bermutu banyak melahirkan ribuan orang hebat”

Terima kasih, Guruku

Selamat Hari Guru Nasional 2015

(sy/nov) 


Komentar
Beri Komentar

Program
News Update