Ust Hafidzul Islam, Pelopor Kampung Penghafal Quran

Sosok  Ust Hafidz mungkin bukanlah sosok yang asing bagi warga Desa Pamijahan, Bogor. Pasalnya di lingkungannya Ustadz Hafidz ialah seorang dai muda yang sangat peduli dengan pendidikan agama islam terutama dengan tahfidz quran. Ust Hafidz mengawali kegiatan berdakwah tahun 2010 di Jakarta dan sudah memiliki tekad untuk membuat perkumpulan pemuda peduli dakwah bersama teman temannya di STIU Al Hikmah Jakarta. Namun takdir berkata lain, belum sempat menamatkan sekolahnya, beliau diminta untuk mengembangkan TPQ Jami Ummah milik keluarganya. Seiring berjalannya waktu, santri di TPQ itu terus bertambah hingga mencapai 200 santri dalam kurun waktu 1 tahun dan telah memiliki tempat tahfidz sendiri yang sebelumnya menggunakan rumah pribadi.

Berkat semangat, kegigihan dan kecintaannya terhadap islam saat ini beliau memiliki sebuah yayasan yang diperuntukan bagi masyarakat terutama anak anak untuk dapat menghafal quran yang dinamai Yayasan Sahabat Quran. Yayasan ini memfasilitasi anak anak yang ingin belajar dan menghafal quran serta para relawan yang mempunyai visi dan misi sama yaitu mewujudkan generasi penghafal quran. Saat Ust Hafidz aktif mengajar ngaji di 2 Desa,  3 Kampung. Yaitu Desa Pamijahan dan Desa Pasareal serta Kampung Keroncong, Kampung Cilengkong dan Kampung Pasareal, Bogor. Kegiatan menghafal dan mengaji dilakukan setiap hari Senin – Kamis dari jam 1 siang hingga 5 sore secara bergantian sesuai area kampung. Lingkungan tempat tinggal yang masih minim dengan pengetahuan agama islam, bukan merupakan hal yang mudah untuk mengubah mindset mengenai pentingnya belajar al quran dan islam lebih dalam. Termasuk untuk bidang tahfidz masyarakat disana masih belum memahami dan mengetahui bahwa al quran itu boleh dan bisa dihafal.


Minimnya sumber pendapatan yang ia dapatkan setiap bulannya tidak menyurutkan semangat beliau untuk terus mengembangkan Yayasan Sahabat Quran. Tugas beliau hanyalah berdakwah dan bekerja. Urusan rezeki Allah yang atur. Untuk menutupi kekurangan kebutuhannya selama ini, ia hanya mengandalkan kemampuan bekam dan ceramahnya dari masjid ke masjid. Keinginan untuk mewujudkan kampung penghafal quran dalam kurun waktu 10 tahun ini merupakan satu cita cita yang sangat mulia yang patut untuk mendapat dukungan dari berbagai pihak. Ia juga menginginkan bahwa seorang tahfidz quran harus memiliki unit unit usaha sendiri yang dapat mengayomi kaum dhuafa dan yatim. 


Komentar
Beri Komentar

Program
News Update