Kata Pak Regar Tentang Sosok Guru

Guru adalah sebuah profesi yang mulia. Bahkan guru dikenal sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Profesi guru adalah sebuah amanah yang besar, yang harus dijalani dengan melibatkan segenap kemampuan intelektual, emosional, dan spiritual. Itulah profesi yang dijalani bapak yang satu ini. Namanya Pak Ahmad Syarifudin Siregar. Ia adalah salah satu peserta Pelatihan Guru yang diadakan oleh Sahabat Guru Yakesma. Ia adalah salah satu guru di SMA Negeri 8 Kota Serang, Banten. Ia sudah mengabdikan diri sebagai seorang guru sejak tahun 1997 silam setelah ia lulus dari Pondok Pesantren Gontor. Saat ini ia mengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk kelas 10 sampai 12.

SMAN 8 bukanlah sekolah pertama yang menjadi tempatnya mencari rezeki. Sebelumnya, ia telah mengajar di beberapa sekolah islam seperti Pesantren Istiqomah, SDIT Ciruas, MTS Al Khoiriyah Kepandean, dan SDN Cibetik Taktakan. Pak regar, begitulah ia disapa oleh rekan sejawatnya dan juga para muridnya di sekolah. Sosoknya yang ramah dan penuh canda, menjadikan dirinya banyak disenangi oleh murid murid di sekolah. Tidak sedikit yang datang kepadanya untuk sekedar berbagi cerita dan mendapatkan motivasi spiritual darinya. Pribadi yang memiliki semangat kuat untuk belajar menjadikan dirinya terus melakukan inovasi dalam setiap kegiatan belajar mengajarnya.

Ketika ditemui tim Sahabat Guru Yakesma ketika usai mengikuti Pelatihan Guru, ia mengungkapkan setiap guru harus mampu menginspirasi anak anak muridnya agar bisa meningkatkan kualitas anak Indonesia. Selain itu, menurut Pak Regar, akhlak anak anak Indonesia juga harus di didik dengan benar karena hal tersebut merupakan salah satu kunci untuk menjadi bangsa yang besar dan itu dapat diawali dengan guru guru yang mumpuni, guru yang berintegritas serta kerap memberikan contoh dan teladan yang baik untuk setiap anak muridnya.

Pak Regar yang sudah diangkat menjadi PNS setelah 13 tahun mengabdi ini, tidak lantas membuat dirinya lupa akan tugasnya, justru ini adalah titik balik untuk dirinya agar lebih bersemangat dan gigih dalam menjalankan profesi mulianya sebagai guru. Terdapat pesan yang ia sampaikan untuk teman teman se profesi yang masih berstatus honorer “Semua harus menjadi ladang amal buat kita dan itu yang penting. PNS atau bukan, kita tetap menjadi ujung tombak generasi penerus putra putri bangsa Indonesia. Motivasi kita menjadi seorang guru itu sebaiknya bukan hanya untuk dunia tapi juga di akhirat”

 

 


Komentar
Beri Komentar

Program
News Update